ISPA

Sesak Nafas? Mungkin itu ISPA...

ISPA adalah kepanjanngan dari Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang berarti terjadinya infeksi yang parah pada bagian sinus, tenggorokan, saluran udara, atau paru-paru. Kondisi ini menyebabkan fungsi pernafasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, ISPA dapat menyebar ke seluruh sistem pernafasan tubuh bahkan dapat menyebabkan kematian.

 

PENYEBAB

ISPA bisa disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri dan jamu. Ada ratusan kelainan di saluran pernafasan yang disebabkan oleh mahkluk hidup yang bisa menular lewat udara yang kita hirup. Infeksi bisa terjadi bila mana sistem pertahanan tubuh menurun akibat kurangnya asupan gizi seimbang dan belum tervaksinasi secara lengkap. Faktor lingkungan juga sangat berpengaruh. Pergantian cuaca yang cukup ekstrim saat ini menekan tubuh kita pada ambang batas penyesuaiaan sehingga bisa mengurangi vitalitas dan daya tahan tubuh.

 

TANDA DAN GEJALA

Infeksi pada saluran pernafasan bisa diketahui secara mudah ketika penderita mengalami gangguan pernafasan. Gangguan pernafasannya bisa berupa sesak nafas atau laju nafas yang sangat cepat (terengah-engah). Batuk, pilek dan demam merupakan gejala lanjutan ketika saluran pernafasan sedang dalam kondisi tidak vit, hal ini jelas mengganggu indera pengecap dan penciuman sehingga pada umumnya, penderita ISPA mengalami penurunan nafsu makan.

Asupan gizi menurun, badan terserang penyakit dan pernafasan sangat terganggu dapat menyebabkan penurunan tingkat fokus dan kecerdasan seseorang. Jika tidak segera ditangani, penyakit akan semakin parah dan bisa berujung pada kematian.

 

PENCEGAHAN

Hindari lah penyakitnya bukan hindari penderitanya.

Kita seringkali berfikir untuk menjauhi orang yang sedang sakit atau bahkan mendekatinya dengan alasan ingin memberikan semangat agar penderita cepat sembuh, tanpa memikirkan kondisi diri. Kedua hal tersebut sangat tidak membantu penderita, malah justru membahayakan keduabelah pihak. Hal yang semestinya kita lakukan adalah menjaga kondisi tubuh dan selalu melakukan tindakan pencegahan dari penyakit tersebut seperti menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum dan setelah kontak langsung.

Imunisasi dan Vaksinasi

merupakan tindakan tambahan yang bisa dilakukan untuk mencegah ISPA khususnya untuk bayi dan balita. Bayi dan balita umumnya menunjukkan gejala seperti demam setelah diimunisasi/divaksinasi. Hal ini sangatlah wajar karena tubuh mereka sedang menyesuaikan diri dengan pertahanan tambahan tersebut dengan kata lain, Obatnya lagi kerja.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

merupakan kunci dari semua usaha pencegahan penyakit. Khusus ISPA sirkulasi dan kualitas udara merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan. Memiliki ruangan yang mendapat penyinaran matahari dan ventilasi yang cukup sangat membantu tubuh untuk tetap vit. Kualitas udara bisa diusahakan dengan menjauhkan diri dari asap rokok karena asap rokok bisa berasal dari sumber yang memang sudah terjangkit ISPA atau beberapa penyakit tular-udara lainnya.